Ikatan hati yg kokoh mengantarkan sang murid untuk sampai kepada Allah
ikatan hati tidak hanya diihat dari sekedar komunikasi antar guru dan murid..
namun terlihat dari dua hal ...
sami´na wa atho´na dan pengorbanan...
sebagaimana saya sampaika tadi pagi...
jika kepada guru yg tampak oleh mata saja tak mampu ditaati
bagaimana ingin mentaati kepada Allah dan Rasulullah yg blm pernah kita temui...
ikatan hati akan berbuah pada tarbiyah guru dalam kehidupan
bukan hanya tarbiyah dalam alam dzohir saja namun juga tarbiyah secara batiniah...
hasil tarbiyah akan terlihat dengan sendiriny jika murid berhasil patuh kepada guru baik itu disukai atau tidak...
tak semua murid mampu memahami tarbiyah sang guru..
jika hatinya masih tidak mau berserah atas didikan gurunya
wajar akhirnya ia tdk memiliki arah yg jelas dalam proses pendidikan
sekalipun murid dekat dengan guru belum tentu jaminan keberhasilan tarbiyah
ingatkah...
istri dan anak Nabi Nuh dan Luth gagal dalam tarbiyah nubuwah
padahal mereka adalah orang terdekat utusan-Nya
ingatkah...
bagaimana bani israel sekalipun sudah melihat kebesaran mukjizat Nabi Musa as
namun mereka tetap tidak bisa peroleh tarbiyah sempurna
dikarenakan mereka yg tak berserah diri kepada sang guru musa as....
ingatkah...
bagaimana kisah Musa dan Khidir yg hanya sesaat bersama
dikarenakan murid (musa) tdk sami´na wa atho´na atas tindakan sang guru(khidir)
Tarbiyah Ruhiyah adalah kunci penjaga hati...
banyak orang yg mengaji namun tidak ada perubahan lebih baik...
karena mereka belum memasuki tahapan tarbiyah ruhiyah..
Tarbiyah Ruhiyah secara sempurna hanya bisa dilakukan Rasulullah saw
dan didelegasikan kepada para pewarisnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar