Ini yang membuat bani israel dibenci oleh Allah swt...
Pasca kaum bani israel lari dari kejaran firaun dan melewati Laut Merah yg terbelah..
Maka mereka mencari Negeri Yang Dijanjikan untuk mereka tetapi mereka tidak bisa memasukinya hingga baru bisa 40 tahun kemudian masuk dan 2000 tahun kemudian menguasai negeri itu...
Apa ya penyebabnya..
Kita simak kalam Allah Surat Al Maidah ayat 21 sampai 26
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
. يَا قَوْمِ ادْخُلُوا الأرْضَ الْمُقَدَّسَةَ الَّتِي كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَلا تَرْتَدُّوا عَلَى أَدْبَارِكُمْ فَتَنْقَلِبُوا خَاسِرِينَ
Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari ke belakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi.
. قَالُوا يَا مُوسَى إِنَّ فِيهَا قَوْمًا جَبَّارِينَ وَإِنَّا لَنْ نَدْخُلَهَا حَتَّى يَخْرُجُوا مِنْهَا فَإِنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا فَإِنَّا دَاخِلُونَ
Mereka berkata:
"Hai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya *kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka ke luar daripadanya.* Jika mereka ke luar daripadanya, pasti kami akan memasukinya."
23. قَالَ رَجُلانِ مِنَ الَّذِينَ يَخَافُونَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمَا ادْخُلُوا عَلَيْهِمُ الْبَابَ فَإِذَا دَخَلْتُمُوهُ فَإِنَّكُمْ غَالِبُونَ وَعَلَى اللَّهِ فَتَوَكَّلُوا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Berkatalah dua orang di antara *orang-orang yang takut (kepada Allah)* yang Allah telah memberi nikmat atas keduanya:
"Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kamu memasukinya niscaya kamu akan menang.
Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal, jika kamu benar-benar orang yang beriman".
24. قَالُوا يَا مُوسَى إِنَّا لَنْ نَدْخُلَهَا أَبَدًا مَا دَامُوا فِيهَا فَاذْهَبْ أَنْتَ وَرَبُّكَ فَقَاتِلا إِنَّا هَا هُنَا قَاعِدُونَ
Mereka berkata:
"Hai Musa, kami sekali-sekali tidak akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dalamnya, karena itu *pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua,* sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja."
25. قَالَ رَبِّ إِنِّي لا أَمْلِكُ إِلا نَفْسِي وَأَخِي فَافْرُقْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ الْقَوْمِ الْفَاسِقِينَ
Berkata Musa:
"Ya Tuhanku, aku tidak menguasai kecuali diriku sendiri dan saudaraku. Sebab itu *pisahkanlah antara kami dengan orang-orang yang fasik itu"*
26. قَالَ فَإِنَّهَا مُحَرَّمَةٌ عَلَيْهِمْ أَرْبَعِينَ سَنَةً يَتِيهُونَ فِي الأرْضِ فَلا تَأْسَ عَلَى الْقَوْمِ الْفَاسِقِينَ
Allah berfirman:
"(Jika demikian), maka sesungguhnya negeri itu diharamkan atas mereka selama empat puluh tahun, (selama itu) mereka akan berputar-putar kebingungan di bumi (padang Tiih) itu.
Maka janganlah kamu bersedih hati (memikirkan nasib) orang-orang yang fasik itu."
Bani Israel memang terkenal sontoloyo alias banyak aja tingkah yg buat menyeleneh, hingga Allah kirim banyak utusan kepada-Nya.
Perhatikan kalimat2 yg saya tebalkan di atas...
Setelah mereka rasakan pertolongan Allah dgn diberikan mukjizat untuk Nabi Musa membelah Laut Merah yg Besar dan Dalam.
*Mereka masih merasakan ketakutan kepada selain Allah dan tidak taat kepada gurunya merasa paling pintar*
Hingga akhirnya Allah putuskan mereka 40 tahun berkelana di padang pasir dan baru bisa menguasai Palestina 2000 tahun kemudian.
Adakah kita masih takut kepada selain Allah...
Salah satu ketakutan yg sering kita masih nikmati ialah saat syetan membisikan kemiskinan
ٱلشَّيْطَٰنُ يَعِدُكُمُ ٱلْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِٱلْفَحْشَآءِ وَٱللَّهُ يَعِدُكُم مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
_Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir)_
_Sedang Allah menjanjikn untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui._
(Al Baqarah ayat 268)
kita bekerja dan berbisnis lebih keras dengan alasan banyak kebutuhan yg belum tercukupi
Kita merasa bisnis dan berkerja tdk berhasil tdk mencapai penghasilan yg diinginkan...
Maka disaat itulah syetan berhasil menakuti kita dengan kemiskinan...
Dan kita akan selalu diperbudak dengan ketakutan2 tadi....
Jika memang kita berkerja atau berbisnis untuk mencari ridho Allah
Mau naik jabatan atau tidak di kantor...
Mau tercapai Closingan Bisnis atau tidak...
Hatinya tetap berharap semoga Allah ridho dengan aktivitasnya...
Karena jika Allah ridho, bisa jadi akan ada jalan rezeki yang ia tak sangka duga2...
KH Didin Hafidudin Ulama Zakat Nasional pernah berkata :
*jika kamu masih bisa perhitungkan kamu dapat rezeki darimana bisa jadi iman kamu masih standar*
*namun jika kamu sering dapat kejutan rezeki dari Allah dan hanya fokus berusaha mencari ridho Allah itulah iman sebenarnya*
_Buya Muhammad Reza_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar