Hakikatnya hanya Allah Yang Maha mengetahui namun Allah juga berhak ajarkan Berbagai ilmu kepada hamba-Nya
Surat Al-Baqarah Ayat 269
يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ
_Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran_
Lailatul Qodar memiliki tanda-tanda..
1. Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء
_“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.”_
2. Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar.
Dari Abi bin Ka’ab bahwaRasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,
_”Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.”_
(HR. Muslim)
3. Terkadang Terbawa dalam Mimpi
Malam itu terbawa dalam mimpi, seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu’anhum.
_“Dari sahabat Ibnu Umar radliyallahu’anhuma bahwa beberapa orang dari sahabat Nabi saw diperlihatkan malam Qadar dalam mimpi (oleh Allah SWT) pada 7 malam terakhir (Ramadhan) kemudian Rasulullah saw berkata,”Aku melihat bahwa mimpi kalian (tentang lailatul Qadar) terjadi pada 7 malam terakhir. Maka barang siapa yang mau mencarinya maka carilah pada 7 malam terakhir,”_
(HR Muslim)
4. Bulan Nampak Separuh Bulatan
Ada juga yang menyebutkan bahwa malam itu bulan nampak separuh bulatan, sebagaimana hadits berikut ini :
Abu Hurairah radliyallahuanhu berkata, _”Kami pernah berdiskusi tentang lailatul Qadar di sisi Rasulullah SAW, beliau berkata, “Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan,”_
(HR. Muslim)
Namun tanda2 diatas Masih bersifat dzohir Dan Masih Ada tanda2 batin seperti..
- Ibadah Di Malam itu terasa lezat dibandingkn malam2 Yang lain
DOA begitu Indah diucapkan Hingga Tak terasa air Mata meneteskan.
- Ketenangan masuk ke Dalam setiap jiwa Hingga Ada sebagian manusia yg terlelap Dalam tidurnya Dan lalai pada Malam itu
Namun bagi sebagian manusia yg lain ia tidur hanya sesaat agar bisa tahajud Dan tidak terbuai dengan lelapnya tidur..
- setiap jiwa Akan teringat Akan dosa2 yg dilakukan ya kepada Allah sehingga fokus DOA agar ia diampuni oleh Allah
- Hati Yang terasa Lapang sekalipun ia memiliki Beban Yang berat.
*_Lailatul Qodar Akan terasa bagi yg benar2 Merindukan ya Bukan Yang sekedar rindu_*
Dan sekalipun mereka merasakan Lailatul Qodar Bukan berati menjadi kendor untuk Itikaf Dan Mabit kembali
*_karena Lailatul Qodar Bukan Tujuan akhir Dari puasa Ramadhan_*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar