Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأُتَمِّمَ صَالِحَ اْلأَخْلاَقِ.
_“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik.”_
(HR Bukhori)
Tugas Rasulullah Salah satunya untUK memperbaiki akhlak manusia Atau sebagian orang menyebutnya karakter.
Dan Salah satu tools dalam perbaikan akhlak ITU adalah dengan shalat
Allah Ta’ala berfirman
إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ
_“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar.”_
(QS. Al ‘Ankabut: 45).
Jadi dimana akhlak ITU akan berimplikasi Pada banyak Hal...
Seseorang yg benar shalatnya Maka ia akan benar pekerjannya...
Sementara dalam penjelasan Anis... ia menggunakan pendekatan Sekulerisme
Ketika ia memisahkan karakter moral ( spritual yg ia juga katakan) dengan karakter kinerja
Sehingga ia mengambil contoh ada org ibadahnya Baik Namun kinerjanya bermasalah..
Misalnya...
Jujur tapi malas...
Jd tdk Bs dipisahkan karakter moral Dan kinerja...
Apalagi ia mengkaitkan karakter moral dengan Iman Dan takwa...
Seorang Muslim yg sdh memahami pekerjaan Dia sebagai hamba Allah Maka ia bekerja bukan untuk manusia Namun mencari Ridho Allah..
Tantangannya bagaimana Kita bisa seperti ITU...
Namun yg Saya Garis bawahi tdk B's dipisahkan antara karakter moral Dan kinerja
Sama ketika Saya sampaikan tulisan INI...
Wlw sdh pernah sy sampaikan belajarlah terima kasih PD siapapum yg share kebaikan minimal doakan dgn Jazakumullah khoir
Faktanya masih ada beberapa org yg hanya read saja...
Kalau pakai kiasan karakter moral...
Semua org disini beriman Insya Allah
Namun karakter kinerjanya seperti ucapan terima kasih nihil
Jd satu Sama lain Saling terkait...
Ketika Iman (karakter) seseorang semakin Naik Maka kemampuan ia bersinergi (kapasitas) juga akan semakin Baik
Namun memang belum sempurna...Dan belum berbanding lurus
Bahayanya Jika dipisahkan... akan ada Faham seperti INI
Ada kok org atheis Namun berakhlak Baik..
Jd agama bukan satu2nya membuat org menjadI baik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar