RATIB ALAYDRUS AL AKBAR
Dirangkai oleh Habib Abdullah bin Abu Bakar Alaydrus dari berbagai ayat Al-Qur’an dan kalimat-kalimat dzikir yang muktabar dari Rasulullah SAW.
_Bertujuan untuk memohon penguatan tauhid dan keimanan pembacanya serta untuk kemurahan rezeki._
RATIB ALAYDRUS AL ADNI
Yang disusun oleh putra Habib Abdullah Alaydrus, yakni Habib Abu Bakar Al-‘Adni Alaydrus sebagai,
_Permohonan datangnya hujan_
Asbabul wurud ratib kedua ini adalah kemarau panjang yang melanda Yaman Selatan.
RATIB AL ATHAS
Muncul di era maraknya praktik sihir dan perdukunan, sehingga komposisinya pun lebih ke arah,
_Perlindungan diri dari godaan setan, jin, dan sebangsanya, yang dikirim oleh para dukun_
RATIB AL HADDAD
Muncul pada saat daerah shahibur ratib, Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad,
_Tengah dilanda banyak kerusuhan, perampokan, dan peperangan_
Karena itu Habib Abdullah Al-Haddad menyusun sebuah rangkaian doa mohon keselamatan yang kini dikenal dengan Ratib Al-Haddad.
Ratib Al-Haddad memang lebih dulu dibawa ke Indonesia, karena saat itu timing-nya tepat, yakni masa penjajahan. Di mana-mana terjadi kerusuhan, pembakaran, bahkan pembunuhan
Waktu Pembacaan Ratib
Dalam hadits nabi Muhammad saw bersabda,
*“Aku lebih mencintai duduk bersama sekelompok kaum berdzikir kepada Allah swt setelah shalat ashar hingga terbenamnya matahari daripada memerdekakan empat orang budak”*
Kebiasaan Shohibur Ratib di Hadromout membaca ratib sesudah sholat isya'.
Sedangkan bila dibulan Ramadhan dibaca sesudah sholat magrib atau sebelum sholat isya'.
wallahu'alam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar