Jumat, 22 Desember 2017

Manusia Langit dan Manusia Bumi

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ

_Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal_

Pada surat Al Imran ayat 190 dimana Allah mengajar kan kepada kita tentang dua hal.

1. Keseimbangan pada 2 hal
2. Rahasia Kehidupan Pada
    Setiap hal yang dialami

Namun kali ini kita akan membawa poin pertamanya

*Keseimbangan pada 2 Hal*

Ketika Allah menciptakan langit dan bumi secara dzohir atau secara bentuk fisik

Maka Allah juga telah menciptakan karakter manusia bumi dan manusia langit yang memiliki perbedaan.

Kedua karakter tadi memiliki sifat....

1. Genetika
 
    Dimana sejak lahir hingga
    Wafatnya manusia tsb ia
    Ditugaskan di posisi itu
    Baik disadari atau tidak
    Oleh manusia tsb.

2. Mengalami perubahan
     Yang bersifat Fluktuatif

    Keadaan ia tetap sesuai
    Dengan apa yang Allah
    Takdirkan namun bisa
    Meningkat atau menurun

Syekh Ibnu Athoillah seorang Ulama dan Kekasih Allah yang menulis kitab Al Hikam

Penamaan Manusia Langit Dengan Istilah Tajrid dan Manusia Bumi dengan Istilah Asbab

Sekarang kita akan membahas perbedaan karakter manusia bumi dan manusia langit... ☺☺

*Manusia Bumi*
🌎🌎🌎🌎🌎

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ

_Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri._

Manusia bumi memiliki ciri pertama ketika ia ingin memperoleh sesuatu memakai hukum kausalitas atau sebab akibat.

Dan dalam melihat sesuatu cenderung harus dengan kekuatan logika dan harus terlihat secara dzohiriyah

Misalnya....

Keberhasilan  menurut mereka ketika memiliki sesuatu yang bersifat materi

Saat memiliki rumah 🏡 kendaraan 🚗🏍
Karir yang bagus 👨🏻‍💻👨🏻‍✈👨🏻‍🎨👮🏼

Dan begitu juga saat mempelajari agama,  tolak ukur ya dilihat dari kuantitas

Misalnya....
Dalam menghasilkan Qur'an targetnya bagaimana menghafal sebanyak mungkin ayat Qur'an

Dalam menghafal Hadits ia fokus menghasilkan banyaknya jumlah hadits ya dihafal

Nilai pemahaman dan pengamalan atas banyaknya ayat Qur'an  dan Hadits yang dihafal bukan fokus pertama.

Intinya bagi mereka kesuksesan untuk bersifat materi dan dapat dilihat secara mata dzohiriyah

Nilai positifnya....
Mereka mampu masuk ke dalam setiap karakter manusia secara umum

Yang dimana secara umum manusia masih melihat secara dzohiriyah

Mudah menjangkau kaum intelektualitas yang berpedoman pada kemahiran manusia bumi yang mampu hafal banyak dalil

Kelemahan ya manusia bumi

- terjebak pada sisi tekstual
  Dan kurang memahami sisi
   Kontekstual

- hanya melihat seseorang
  Dari kacamata lahiriyah

Dalam kisah di video, bisa jadi sebagian kita sudah pernah mendengar kisah ini...

Namun dişini saya perjelas kembali....

Musuh yang terlalu percaya diri dan memakai hukum sebab akibat....

Ia merasa dengan pedang yang tajam di tangan ya sementara Rasulullah tidak memegang pedang di tangan nya...

Sang musuh tidak menyadari Rasulullah saw yang manusia langit, setiap ucapan ya adalah pedang yg lebih tajam dari apapun

_Inilah perbedaan ketika manusia bumi dan manusia langit berpikir dan bertindak_

*Manusia Langit*
☄✨⛅🌨🌩

Berbicara tentang manusia langit kita akan mulai membedah  surat Yunus ayat 62

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

_Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati._

Manusia langit memiliki karakter jiwa yang terikat dengan Allah swt

Jiwa yang terikat dengan Allah bukan hanya saat ia beribadah shalat, membaca Qur'an,  Dzikir

Tetapi juga terikat ke mana pun ia beraktivitas seperti bekerja, berbisnis semua terikat kepada Allah

Dalam bekerja atau berbisnis tolak ukur ya bukan materi atau hukum sebab akibat

Namun ia selalu mencari keridhoaan Allah dalam setiap aktivitas ya....

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْرِي نَفْسَهُ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ رَءُوفٌ بِالْعِبَادِ

_Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya._

Al Baqarah ayat 207

Jalan kehidupan yang dijalaninya dijadikan sebagai wakaf di jalan dakwah

Ia selalu mengutamakan kepentingan dakwah dan ummat dibandingkan kepentingan diri dan keluarga ya....

Inilah yang disebut itsar

وَيُؤْثِرُونَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ

_“Dan mereka mengutamakan  atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan.”_

(QS. al-Hasyr: 9)

Ibnu Katsir mengatakan,

_“Mereka mendahulukan orang-orang yang sangat membutuhkan daripada kepentingan pribadi.”_

(Tafsir Ibnu Katsir 8/70)

Ibnu Taimiyyah berkata,

_“Adapun mengutamakan orang lain padahal ia sedang kesusahan, itu lebih utama daripada sekadar bersedekah dengan senang hati. Karena tidak semua orang yang bersedekah itu senang hati lagi dalam kesusahan.”_

(Minhajus Sunnah7/129)

Karena tidak mudah bagi setiap manusia untuk menyerahkan apa yg dimiliki kepada Allah dan Rasulullah dan kepentingan orang banyak

Ini salah satu keutamaan manusia langit dan banyak keutamaan yang dilakukan manusia langit

Misalnya

Dalam diamnya ia sibuk berdoa untuk orang lain dan hatinya tak pernah lalai mengingat asma Allah dan Rasulullah

Wajarlah jika akhirnya ia menjadi kekasih Allah dan Rasulullah...

*Yang dimana Allah letakkan keridhoaan-Nya pada Manusia Langit*

Manusia Langit itu tidak Selamanya ia seorang Ulama
Namun ia memiliki ciri manusia langit...

Misalnya...

Keridhoaan seorang anak terletak pada ibunya

Keridhoaan seorang istri terletak pada suaminya

Keridhoaan seorang murid terletak pada gurunya...

Sosok manusia langit ketika ia beraktivitas bukan untuk mencari Keridhoaan Allah maka dia akan jatuh dalam kepahitan hidup😰

Karena sejatinya sejak ia lahir  dirinya telah Allah tugaskan bukan untuk melayani diri sendiri

Seorang wanita yang terlahir ke dunia ini maka ia telah memiliki kodrat seorang ibu

Yang dimana seorang ibu suka tidak suka ia akan memikirkan kepentingan suami dan anak nya

Namun jika ia fokus melayani suami bukan untuk mencari Ridho Allah maka hati ya mudah rapuh

Begitu juga setiap pria yg menjadi suami maka ia telah memiliki tanggung jawab besar atas istri dan anak ya

Maka jika ia membimbing keluarganya karena Ridho Allah maka hati nya tak mudah lelah☺☺

Seseorang yang telah menjadi juru dakwah Nya suka tidak suka, ia harus mengutamakan kepentingan ummat daripada keluarganya sendiri....

Ciri lain manusia langit ia banyak merasakan Keajaiban untuk mèmperkuat tugasnya di muka bumi ini

Bagaimana do'a seorang guru.... Do'a seorang ibu...  Do'a anak yatim... Memiliki kekuatan yang besar

Rezki Allah antarkan kepada mereka tanpa memakai hukum sebab akibat seperti manusia bumi

Selama manusia langit menjadikan segala aktivitas untuk mencari Ridho Allah dan dakwah kepada ummat

Dan semua itu telah Allah gariskan sejak dunia ini belum diciptakan,  Allah telah gariskan manusia bumi dan manusia langit

Dişinilah perlu ada sinergi antara manusia bumi dan manusia langit....

Sehebat apapun usaha manusia bumi maka ia membutuhkan kekuatan manusia langit

Sebagaimana sebagus apapun bibit tanaman membutuhkan hujan dan panas matahari yang ada di langit

Inilah pengantar materi manusia bumi dan manusia langit pada malam ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar