Jumat, 29 September 2017

Sifat Pengetahuan

satu saat ada seorang anak yang bertanya kenapa orangtuanya ada yang bercerai....

Ibu yang tinggal bersama anak2 itu hanya bisa menyampaikan secara umum...

_karena ibu dan ayah sudah tidak berjodoh lagi nak maka jalannya juga harus masing2_

Sekalipun ayah mereka seorang yang buruk belum saatnya dibuka kepada anak2 yang belum mampu berfikir dengan sempurna akan apa yang terjadi🤔🤔

Ya dalam kehidupan ini secara garis besar ada 2 pengetahuan yg bersifat

1. Umum

Dimana siapapun boleh menikmati berbagai info yang ada.

Dimana Allah membuka secara terbuka kepada setiap hamba tentang segala kebesarannya.

Misal dimana Allah ilhamkan kepada Rasulullah saw keutamaan puasa arofah akan menghapus dosa 2 tahun.

Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

_"Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.”_

(HR. Muslim)

Ilmu secara umum ini agar bisa dilakukan oleh setiap manusia yang ingin menuju kepada Allah

Misal ada program pemerintah wajib belajar 12 tahun yaitu melewati jenjang pendidikan SD-SMA

2. Khusus

Dimana tidak setiap orang mendapatkan informasi khusus dari Allah.

لاَيِعْـرِفُ الوَالِيّ اِلاَّ الوَالِيّ

Tidak mengetahui/mengenali wali kecuali wali.

Dimana seseorang tidak mengetahui seseorang adalah seorang wali kecuali dirinya adalah wali.

Seperti saat saya ke London,saya berbicara bahasa indonesia dgn orang lain.

Orang asing yg melihat saya tdk mengetahui bahasa indonesia yg saya pakai dengan kawan saya.

Ada ilmu yang khusus Allah berikan kepada Rasulullah saw

Dan ada ilmu yang khusus diberikan kepada para wali-Nya

Disini bukan berati Allah membeda2kan manusia

Namun kemampuan dan kedewasaan ilmu setiap hamba ada yang berbeda

Maka ilmu yang Allah berikan sesuai dengan kemampuan dan kedewasaan iman hamba tersebut

Dan Allah sendiri mempertegas adanya kekhususan yang Allah berikan kepada seseorang

Allah ta’ala berfirman:

يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَن يَشَآءُ وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا وَمَايَذَّكَّرُ إِلاَّ أُوْلُوا اْلأَلْبَابِ

_"Allah menganugerahkan al-Hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugerahi al-Hikmah, dia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran"_

(Al-Baqarah: 269).

Jika contoh diatas ada wajib belajar 12 tahun maka Pemerintah tidak mewajibkan yang mau kuliah.

Ilmu Perguruan Tinggi hanya diberikan bagi orang yg mampu

Mampu bukan dalam artian harta,namun mampu serius belajar lebih dalam.

Sahabat IQRO yang Allah sayangi....

Hal ini saya sampaikan agar kita memahami bahwa....

1. Tidak semua hal bisa kita ceritakan setiap orang.

Karena pemahaman setiap orang akan berbeda-beda.

Makanya Rasulullah saw ingatkan...

إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إِلَى اللَّهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ

_Sesungguhnya orang yang paling dimurkai oleh Allah adalah orang yang selalu mendebat._

(HR. Bukhâri Muslim)

2. Bersikap takdzim atau saling menghormati terhadap sesama hamba Allah.

عَنْ أَبِـيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللّـهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : «إِنَّ اللهَ تَعَالَـى قَالَ : مَنْ عَادَى لِـيْ وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْـحَرْبِ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu ia berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

_”Sesungguhnya Allâh Azza wa Jalla berfirman, ’Barangsiapa memusuhi wali-Ku, sungguh Aku mengumumkan perang kepadanya_

Allah menyembunyikan para walinya diantara sekian banyak manusia agar kita bersikap dan berkata baik kepada siapapun

Bisa jadi ada orang yang kita anggap biasa dan remehkan ternyata ia adalah seorang wali Allah

Bisa jadi ia adalah pasangan,anak,sahabat yang ada di sekitar kita.

Terlebih jika Allah ilhamkan dalam hati kita ada hamba yang Allah berikan kelebihan maka kita harus lebih beradab.

Disinilah husnudzon atau baik sangka harus diutamakan terhadap sesama.

Masalah Ediologi

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ (208) فَإِنْ زَلَلْتُمْ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْكُمُ الْبَيِّنَاتُ فَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ (209)

_“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan._

_Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. Tetapi jika kamu menyimpang (dari jalan Allah) sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran, maka ketahuilah, bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”_

(QS Al-Baqarah [2]: 208-209)

Dalam 2 ayat tersebut Allah mengingatkan kita bahwa masuklah kedalam islam secara totalitas jangan setengah2...

Maksudnya setengah2 jangan kita hanya mau cari aman saja dalam mengamalkan agama...
🤔🤔🤔🤔

Misalnya..

Giliran masalah ibadah mahdoh seperti fiqih shalat kita tegas harus mengikuti apa yg dicontohkan Rasulullah saw.

Namun giliran bermuamalah masih senang menikmati berbagai produk ribawi
😱😭😱😭😱😭

Sudahka aplikasi rumah tangga,muamalah, dan berbagai hal sudah mengikuti apa yang islam ajarkan...🤔🤔

Tentu saja semua itu perlu bimbingan  guru, tdk serta merta spontanitas bersumber dari internet atau kajian ilmu yg tidak sistematis.

Kembali pada pembahasan tentang ideologi...😎

Sebagian ummat islam menyatakan ideologi islam itu berupa sistem pemerintahan khilafah.

Saya tidak mengatakan itu salah,dan terlepas khilafah itu akan tegak kembali saat ini atau nanti.

Sebagai muslim kita harus memiliki ghiroh atau semangat untuk tegaknya syariat islam.

Karena dengan tegaknya syariat islam insya Allah keberkahan dari Allah akan datang.

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (٥٥)

Terjemah Surat An Nur Ayat 55

_Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan mengerjakan amal saleh, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridhai (Islam) Dan Dia benar-benar akan mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barang siapa (tetap) kafir setelah (janji) itu,maka mereka itulah orang-orang yang fasik_

Dari ayat di atas kita belajar bahwa jika ingin merasakan keberkahan di dunia ini..

Maka jadilah seseorang yg beriman yg totalitas..
😎👳🏻🕌

Coba perhatikan rata2 kesulitan hidup kita bisa jadi karenanya ketaatan kita kepada Allah
😱😱😱

Misalnya demi mengatasnamakan kebutuhan keluarga kita beli kendaraan, tempat tinggal dengan system ribawi yang Allah larang.
😭😭😭

Dulu saya sdh mengalami kehilangan 4 mbl, 1 motor, 1 laptop karena menggunakan transaksi ribawi.

Saat saya berusaha perbaiki diri maka ada saja pertolongan Allah dalam setiap kesulitan.
☺☺☺

Maka point pertama terkait materi ideologi malam ini

_Sudah seberapa jauh kita berusaha mengikuti apa yang Allah perintah dalam segala hal_

_Sudah seberapa jauh kita berusaha meninggalkan apa yang Allah larang_

Minggu, 10 September 2017

CERITA INDAH DI BALIK ML

Ada suntikan cerita dari Ippho Santosa. Kata dia, suatu hari seorang anak bertanya kepada ibunya, "Mama, ML itu apa sih?"

Ibunya kaget. Dia pun bingung mau menjelaskan apa, "Mmm..."

"Kok Mama diam aja?" desak si anak.

"Nak, kamu dengar dari mana kata ML itu?"

"Yah Mama, tinggal jelasin doang. Kalau nggak, aku kan makin penasaran."

Akhirnya, ibunya menjelaskan makna ML itu. Tentunya dengan hati-hati. Bukan apa-apa, kuatir anaknya salah paham. Tak kurang dari 30 menit ia menjelaskan.

Sebagai penutup, ibunya menegaskan, "Intinya Nak, kalau kamu belum nikah, kamu nggak boleh ML. Paham?"

"Paham, Ma."

"Nah, Mama sudah jelasin. Sekarang giliran kamu yang jelasin. Kami tahu kata ML itu dari mana?"

"Itu lho Ma, di botol air mineral. Ada tulisan 300ML dan 600ML. Kalau yang gede, 1500 ML."

Ibunya langsung melotot!

Hahaha!

Btw, kenapa seseorang belum menikah? Mungkin jawabannya, karena dia belum menikah. Udah, itu aja. Titik.

Hehehe.

Penjelasan ini sepertinya dapat menghibur mereka yang belum menikah. Hehehe.

Ada pula orang yang setelah bertemu jodohnya dan menikah, lalu melarang jodohnya ini pergi ke mana-mana. Hanya boleh di rumah saja. Ketika ditanya apa sebabnya, ia menjawab, "Kalau sudah jodoh, nggak akan ke mana!" Hehehe, ngawur.

Institusi kemanusiaan, itulah salah satu peran pernikahan. Boleh dibilang, pernikahan adalah institusi yang tertua dan termulia. Menariknya, menikah itu menyehatkan. Sangat menyehatkan.

Studi oleh National Longitudinal Mortality menemukan, mereka yang menikah ternyata lebih panjang umur daripada mereka yang tidak menikah.

Penelitian di Sahlgrenska Academy menemukan, pria yang hidup sendiri (jomblo) cenderung rentan terkena stroke dan berisiko meninggal lebih cepat.

Saya melihat, mereka yang menikah biasanya lebih matang dan lebih sabar. Apalagi saat dikaruniai anak. Cobalah lihat orang-orang di sekitar Anda. Mungkin Anda akan menemukan kecenderungan yang sama.

Maka, menikahlah. Sekiranya belum, berarti ini kesempatan untuk memantaskan diri juga menjaga diri. Hati-hati. Karena lazimnya, kita akan mendapati apa-apa yang kita pantasi.

Menikah bukan sekedar ML.

Menikah itu ibadah.
Menikah itu membaikkan rezeki.
Menikah itu menyehatkan jasmani.
Menikah itu menyehatkan rohani.
Menikah itu menentramkan hati.